Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Dirlantas Polda Sumbar Bawa Semangat Pengabdian Lewat Anjangsana

Comment
X
Share

PADANG — Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 menjadi momentum bagi Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Tidak hanya melalui kegiatan yang berkaitan dengan lalu lintas, jajaran Ditlantas Polda Sumbar juga menghadirkan kepedulian sosial melalui kegiatan anjangsana.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran personel Ditlantas Polda Sumbar.

Anjangsana berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran jajaran Ditlantas di tengah masyarakat menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang mengusung semangat “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri.”

Dalam kegiatan tersebut, personel Ditlantas Polda Sumbar berinteraksi langsung dengan masyarakat yang dikunjungi. Komunikasi berlangsung secara santai dan humanis, sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat.

Tidak sekadar bersilaturahmi, jajaran Ditlantas Polda Sumbar juga menyerahkan bingkisan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian. Meski sederhana, pemberian tersebut menjadi simbol bahwa pengabdian Polantas tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas di jalan raya, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq tampak berbaur bersama personel dan masyarakat dalam sejumlah momen anjangsana. Kehadiran pimpinan Ditlantas Polda Sumbar tersebut turut memperlihatkan pentingnya membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat.

Bagi jajaran kepolisian lalu lintas, hubungan yang baik dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Kesadaran berlalu lintas tidak hanya dibangun melalui aturan dan penindakan, tetapi juga melalui komunikasi serta pendekatan yang humanis.

Semangat tersebut sejalan dengan konsep Polantas Presisi, di mana pelayanan kepolisian dituntut tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu menghadirkan kehadiran yang dekat dan dapat dirasakan masyarakat.

Melalui kegiatan anjangsana, jajaran Ditlantas Polda Sumbar menunjukkan bahwa ruang pengabdian seorang anggota Polantas tidak berhenti ketika berada di tengah arus lalu lintas. Menyapa masyarakat, mendengarkan, menjalin silaturahmi dan memberikan perhatian juga menjadi bagian dari pengabdian kepada negeri.

Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 pun menjadi pengingat bahwa keberadaan polisi di tengah masyarakat bukan semata-mata sebagai penegak aturan. Lebih dari itu, polisi juga dituntut mampu menjadi bagian dari masyarakat yang hadir dengan sikap humanis dan kepedulian.

Dengan semangat Polantas Sumbar Rancak Bana, Ditlantas Polda Sumbar terus membawa pesan bahwa profesionalitas dan humanisme dapat berjalan beriringan. Ketegasan dalam menjalankan aturan tetap diperlukan, namun kedekatan dengan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan.

Anjangsana tersebut akhirnya bukan sekadar agenda dalam rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara. Kegiatan itu menjadi gambaran bahwa pengabdian Polantas dapat hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari menjaga keselamatan di jalan hingga membangun silaturahmi dan kepedulian di tengah masyarakat.

Semangat yang dibawa pun sederhana namun bermakna: hadir untuk melayani, dekat dengan masyarakat, dan terus mengabdi untuk negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *